Kepala Desa Kentara Melanggar KIP, Dan Transparansi Penggunaan Dana Desa. - Portal Berita Indonesia - Media Dunia News

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Kepala Desa Kentara Melanggar KIP, Dan Transparansi Penggunaan Dana Desa.

Share This
Sidikalang, mediadunianews.co - Dugaan adanya penyelewengan dalam pengelolaan dan penggunaan DD dan ADD oleh Kepala Desa rupanya benar. Hal yang selama ininmenjadi pertanyaan bagi masyarakat , Insan Pers dan juga LSM yang peduli dengan penggunaan Dana Desa yang di kucurkan Pemerintah Pusat akibat Kepala Desa yang bersangkutan  sering menghindar ketika hendak di konfirmasi.
     
Kamis (9/5/2019)  Lembaga Pemantau Pembangunan Dan Aset RI bersama Wartawan Mediadunianews.co mendatangi Kantor Kepala Desa Kentara Kecamatan Lae Parira untuk menkonfirmasi penggunaan Dana Desa yang dialokasikan untuk Fisik sesuai keluhan dari warga yang mengaku warga Desa Kentara.
    
M.P Togarop Kepala Desa Kentara yang berada di Kantornya, ketika di konfirmasi terkait jenis Pekerjaan Fisik dan besar  biaya yang dialokasikan TA.2018 , MP.Togatorop menjawab agar menanyakan hal tersebut kepada Bapemas, Camat atau Indpektorat".
    
"Tanya saja ke Bapemas , Camat atau Inspektorat, "jawab MP. Togatorop.
    
Kepala Desa Kentara ketika ditanya apakah masyarakat umum, Pers (Wartawan) dan LSM seharusnya dapat mengetahui secara mudah dan transparan terkait Penggunaan dan Pengalokasian Dana Desa?! M.P.Togatorop menjawab "tidak".
  
 "Tidak, "kata Kepala Desa Kentara.
  
Wartawan media ini masih menanyakan apakah tidak bersedianya Kepala Desa di konfirmasi  penggunaan Dana Desa untuk Fisik beserta biayanya instruksi dari Camat, Bapemas dan Inspektorat ?! MP Togatorop mengatakan "ya".
    
"Ya" M.P Togatorop menjawab singkat.                       
    
Menanggapi sikap Kepala Desa Kentara, MP Togatorop yang tertup akan informasi penggunaan Dana Desa,  Ketua LSM LPPAS RI Kabupaten Dairi, Wasmar Manalu mengatakan kecewa dan semakin menguatkan adanya dugaan ketidak beresan penggunaan Dana Desa oleh Kepala Desa Kentara.
   
" Kecewa dengan sikap Kepala Desa Kentara yang tidak bersedia memberikan informasi alokasi penggunaan Dana Desa. Dan kuat dugaan ada ketidak beresan penggunaan Dana Desa TA 2018 dan TA sebelumnya, "kata Wasmar Manalu.
    
Wasmar Manalu juga mengatakan sebagai Pengguna dan Penanggung jawab Anggaran seharus Kepala Desa harus memahami transparansi Informasi Publik. Khususnya Dana Desa yang di peruntukkan untuk meningkatkan kesejahteraan mayarakat Desa.
   
"Sebagai pengguna dan Penanggung jawab anggaran seharusnya Kepala Desa Kentara harus memberikan informasi dengan mudah kepada masyarakat. Karena Dana Desa di alokasikan untuk menambah kesejahteraan masyarakat Desa itu sendiri, "tambah Wasmar Manalu.
    
Seperti di ketahui Pemerintah Desa sebagai Badan Publik yang di atur pada Pasal 11 Ayat (1) huruf a Undang Undang No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik, maka Kepala Desa berkewajiban memberikan Informasi tentang Dana Desa kepada Publik.
    
Dengan sikap Kepala Desa Kentara M.P Togatorop telah melanggar Pasal 52 Undang Undang No. 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik, bahwa Badan Publik yang dengan sengaja tidak menyediakan Informasi publik secara berkala, informasi publik yang wajib tersedia setiap saat, dan / atau Informasi Publik yang harus diberikan atas dasar permintaan sesuai Undang Undang ini, dan mengakibatkan kerugian bagi orang lain dikenakan Pidana kurungan paling lama 1(satu) tahun.

(Delon S)
Editor : Edy MDNews 01.

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here