Bupati Dairi, Teken Komitmen Pencegahan Korupsi Terintegrasi Dengan KPK - Portal Berita Indonesia - Media Dunia News

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Bupati Dairi, Teken Komitmen Pencegahan Korupsi Terintegrasi Dengan KPK

Share This
Sidikalang, mediadunianews.co - Bupati Dairi Dr.Eddy KA Berutu, disaksikan Ketua KPK RI, Agus Rahardjo, Gubsu Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Musa Rajekshah, menandatangani dokumen komitmen bersama Pencegahan Korupsi Terintegrasi Sumut, Selasa (14/5/2019).
MEDAN (GTN)  Bupati Dairi Dr. Eddy KA Berutu bersama enam Bupati-Walikota se-Sumut  menandatangani dokumen Pencegahan Korupsi Terintegrasi disaksikan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur, Musa Rajekshah bertempat  di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubsu Medan, Selasa, 14 Mei 2019.

Penandatanganan Komitmen Pencegahan Korupsi itu bertujuan menjadi rencana aksi koordinasi suvervisi KPK, dengan delapan poin utama yakni; perencanaan penganggaran, penyediaan barang dan jasa atau thender proyek, pelayanan terpadu perizinan satu pintu, kapabilitas aparat pengawas instansi pemerintah, manajenan ASN, dana desa, optimalisasi pendapatan daerah dan penataan barang asset milik daerah.

 Dr. Eddy KA Berutu usai menandatangani dokumen dengan KPK, melalui Kabag Humas, Desman Sihotang,  mengatakan langkah prioritas Bupati dalam menjalankan roda pemerintahan adalah mengelola komitmen para Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Kami selalu menyampaikan kepada para Aparatur Sipil Negara  di Kabupaten Dairi untuk senantiasa bekerja dengan berlandaskan ketaatan terhadap peraturan, disiplin anggaran dan tertib administrasi, ”jelasnya.

 Kedepan, sebut Bupati, kepemimpinannya dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mengelola organisasi harus berbasis kinerja dengan motto, akan menempatkan ASN sesuai dengan kompetensi atau “The Right Man on The Right Place" dan itu akan menjadi pedoman kita semua, "jelas Eddy.

 Ketua KPK, Agus Rahardjo mengatakan kegiatan itu bertujuan untuk pencegahan dan pemberatasan korupsi di Sumut, guna mewujudkan pemerintahan yang bersih. Untuk itu, KPK sangat mengharapkan dukungan dari semua pihak Gubernur, Bupati dan Walikota serta ASN.

“Untuk penguna anggaran, agar senatiasa berhati–hati dan teliti dalam mengambil kebijakan agar tidak terjadi, pelanggaran dalam pengelolaan anggaran daerah,” pinta Agus Rahardjo.

 Untuk daerah di Sumut yang mendapat atensi KPK dalam komitmen pencegahan korupsi, kata Agus Raharjo, terbaik pertama diraih Kabupaten Samosir dengan pencapaian 88%, terbaik kedua diraih Kabupaten Serdang Bedagai 82% dan Kabupaten Langkat menjadi terbaik ketiga dengan pencapaian 80%.

 Gubernur, Edy Rahmayadi yang juga turut menandatangani dokumen tersebut dengan KPK, mengapresiasi komitmen pencegahan korupsi. Ia mengatakan bahwa dalam kepemimpinan dan telah tertuang  dalam visi misi, ia berupaya dan melakukan langkah-langkah pencegahan dan pemberatasan korupsi.

"Komitmen yang ditandatangani dengan KPK ini adalah sejalan dengan visi dan misi Pemprovsu 2018-2023 yang tertuang dalam visi kedua kami yaitu mewujudkan masyarakat Sumut yang bermartabat dalam berpolitik, dalam pemerintahan yang bersih dan dicintai serta masyarakat yang berwawasan, "jelas Gubernur.

Adapun ketujuh kepala-kepala daerah baru yang menandatangani Komitmen Bersama Pencegahan Korupsi Terintegrasi Sumut, yakni; Bupati Dairi Eddy KA Berutu, Wali Kota Padang Sidimpuan Irsan Efendy Nasution, Bupati Padang Lawas Utara Andar Amin Harahap, Bupati Batubara Zahir, Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani, Plt Bupati Labuhan Batu Andi Suhaimi Dalimunthe dan Plt Bupati Asahan Surya.   (nining ).

Editor : Edy MDNews 01.




Post Bottom Ad

Responsive Ads Here